Penjahat siber memanfaatkan Google Ads dan situs Custom GPT tiruan untuk menjebak pengguna yang sedang mencari ChatGPT. Selama tiga bulan, kampanye ini memakai sekitar 850 halaman iklan, 26 situs Custom GPT palsu, dan 71 ID kampanye Google Ads.

Korban yang mengklik iklan diarahkan ke halaman verifikasi palsu yang memakai teknik ClickFix: korban diminta menekan Win+R, menempelkan perintah dari clipboard, lalu menekan Enter. Perintah itu memasang malware yang tetap aktif setelah komputer di-restart dan berkomunikasi dengan penyerang lewat Telegram.

Ciri paling jelas untuk mengenali jebakan ini: proses verifikasi manusia atau CAPTCHA yang asli tidak pernah meminta pengguna menjalankan perintah lewat Windows Run atau PowerShell. Jika menemukannya, segera tutup halaman tersebut dan jangan ikuti instruksinya.

Sumber: https://idsirtii.bssn.go.id/news-events/news/malvertising-palsu-chatgpt-menjebak-pengguna-windows-dengan-clickfix